Sebelum brand mau bayar endorse, mereka nanya satu hal: mana media kit & rate card kamu? Ini bukan portofolio karya atau CV kerja -- ini dokumen statistik follower, rate engagement, sampai daftar harga yang langsung nentuin deal jalan atau nggak.

Rate card yang rapi bukan formalitas -- itu dokumen yang langsung nentuin brand berani bayar berapa buat kerja samamu.
Ganknow.com dalam "Apa itu Rate Card TikTok?" jelasin rate card itu daftar harga jasa endorse yang dipegang kreator buat nego kerja sama berbayar sama brand. Serawai Digital Creative bahkan nulis panduan khusus "Cara Membuat Rate Card Endorse yang Menarik Untuk Influencer TikTok dan Selebgram" -- dan eksplisit pakai Canva sebagai alat bikinnya.
Seefluencer -- platform influencer marketing Indonesia -- lewat artikel "Cara Membuat Media Kit untuk Content Creator Pemula" nulis dokumen ini fokus ke data diri & statistik akun biar brand cepat paham value kreator, beda dari portofolio karya (buat pitching ke klien desain/foto) atau CV kerja (buat lamaran).
CapCut Indonesia sampai bikin halaman tool khusus "Buat Media Kit" (capcut.com/id-id/create/make-media-kit) -- tanda permintaan nyata dari kreator lokal. BuzzerPanel dalam "Roadmap 0-100K Followers" kasih gambaran contoh rate Rp500rb-1,5jt per post -- ilustrasi kenapa dokumen ini langsung nyambung ke potensi income endorse, bukan cuma formalitas.
Ketik "media kit" atau "rate card" di kolom pencarian Canva -- banyak template siap pakai khusus kreator/influencer, tinggal pilih yang gaya visualnya cocok sama niche kontenmu.
Masukkan foto profil, niche konten, jumlah follower tiap platform, sampai rata-rata engagement/reach -- ini bagian inti yang bikin brand langsung dapat gambaran value kamu, bukan cuma nama akun doang.
Pisahkan harga per format -- feed, Reels/TikTok, story, sampai paket bundling -- biar brand gampang milih sesuai budget, bukan cuma satu angka pukul rata.
Logo, warna, dan font media kit kamu bisa disimpan jadi Brand Kit -- tiap kali follower atau rate naik, tinggal update angkanya tanpa desain ulang dari nol.
Mau lebih banyak warna/font atau kelola beberapa Brand Kit sekaligus? Itu jatah Canva Pro -- di Jidan Shoppu ada Team Invite mulai Rp1.900/minggu atau Private Account (akun sendiri) mulai Rp9.000/minggu, checkout otomatis di web.
Jawaban singkat & jujur.
Media kit itu dokumen profil lengkap -- data diri, niche, statistik akun -- seperti yang dibahas Seefluencer buat content creator pemula. Rate card lebih fokus ke daftar harga endorse per jenis konten, istilah yang dijelasin Ganknow.com soal TikTok. Biasanya keduanya digabung jadi satu dokumen PDF/slide yang sama.
Karena udah ada template siap pakai (drag-and-drop, nggak perlu skill desain khusus) -- Serawai Digital Creative eksplisit nulis panduan bikin rate card endorse pakai Canva. CapCut, kompetitor Canva, bahkan sampai bikin tool khusus "Make Media Kit" berbahasa Indonesia -- tanda banyak kreator memang nyari cara cepat buat dokumen ini.
Nggak ada angka pasti -- tiap kreator beda tergantung niche, engagement, dan platform. BuzzerPanel dalam "Roadmap 0-100K Followers" kasih contoh gambaran rate Rp500rb-1,5jt per post, tapi itu ilustrasi, bukan patokan mutlak yang berlaku buat semua akun.
Ada 2 tier di topup.jidanshoppu.com/canva. Team Invite: 1 Minggu Rp1.900, 1 Bulan Rp10.000 (harga reguler -- kadang ada flash sale lebih murah tapi limited-time, cek harga terbaru langsung di checkout). Private Account (akun sendiri, Head Brand Kit tanpa berbagi): 1 Minggu Rp9.000, 1 Bulan Rp30.000, harga tetap. Checkout-nya otomatis di web (nggak perlu chat WhatsApp dulu), bayar QRIS/e-wallet/transfer, akun aktif otomatis. Sebagai perbandingan, harga resmi Canva Pro individu langsung dari Canva sekitar Rp95.000-Rp99.000/bulan -- jauh lebih mahal, karena skema di sini pakai Team Invite/Private berbagi kuota Pro, bukan lisensi individu baru.
Order otomatis 24/7, checkout langsung di web.
⚡ Buka Checkout Canva ProSemua halaman di bawah membahas Canva Pro dari sisi yang berbeda — harga, durasi, cara order, sampai kendala yang sering muncul.